Kaffee (Kopi)

Minum kopi dalam jumlah yang banyak selama kehamilan dapat meningkatkan resiko keguguran dan membuat bayi lebih kecil saat melahirkan, demikian diungkapkan para peneliti. Kefein yang dikonsumsi nampak dapat membahayakan perkembangan janin. hal ini didasari dua penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh minuman seperti kopi, teh dan cola terhadap janin dengan memeriksa pola makan pada ibunya.

Menurut peneliti dengan mengurangi konsumsi kefein selama kehamilan dapat mengurangi resiko terhadap bayi mereka. Hal ini didukung pula oleh penelitian sebelumnya yang menyatakan ada hubungan antara kefein dan rendahnya berat badan bayi dan keguguran.

Penelitian yang melibatkan 160 wanita dari Reading, Berkshire yang pernah mengalami keguguran bersama 314 wanita yang masih hamil ditemukan bahwa apabila membandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi tingkat kafein rendah- satu cangkir kopi, empat cangkir teh atau tiga kaleng cola- wanita yang mengkonsumsi 300mg kefein atau empat cangkir kopi dua kali lebih besar kemungkinan mengalami keguguran.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Paediatric and Perinatal Epidermiology dari London School of Hygiene and Tropical Medicine. Tahun 2001, Food Standard Agency menyarankan ibu hamil untuk membatasi konsumsi kafein kurang dari empat cangkir per hari karena efek samping yang ditimbulkan seperti meningkatkan tekanan darah, gelisah, sulit tidur dan bahkan jantung berdebar.

taken from: VisionNet

This entry was posted on Freitag, Januar 16th, 2004 at 11:12 and is filed under Sonstiges. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply