Frauenarzt - CTG
Samstag, 30. Oktober 2004Dienstag kemarin untersuchung lagi. Jam 10 berangkat dari rumah sama suami naik bus turun tepat didepan Krankenhaus St. Marionw�rth. Kita langsung menuju lantai 3, dan rupanya disitu udah banyak orang yang ngantri. Aku langsung mendaptarkan diri. Dari situ langsung deh aku dicek berturut-turut, dari urine, darah, berat badan dan tekanan darah dilanjutkan CTG. Aku ngga sempet keluar untuk manggil suamiku agar menemaniku diruang CTG, coz udah diseret ma susternya ke ruang itu, trus perut diiket pake alat CTG nya…hihihi… Kesian suamiku sendiri diluar, tapi aku tahu kok kalo dia pasti tidur ![]()
Selama pemeriksaan CTG aku ditemani dua orang suster. Suster itu melihat hasil CTG nya trus menanyakan tentang perutku, apa aku merasakan sakit diperut bagian bawah(?) Tentu saja aku jawab ‘iya’ karena beberapa hari ini kadang aku merasakan sakit, beberapa kali kontraksi. Hmm…semacam braxton hiks contraction keknya.
Setengah jam berlalu, aku segera keluar dari ruang CTG, kemudian seorang suster memberikan aku mutterpass, kertas untuk ultraschall dan suntikan untuk pengambilan darah…ugh…labor lagi! Untungnya aku udah ngga takut lagi setiap kali labor dilakukan.
Segera aku dan suamiku menuju ruang ultraschall, kita ngantri beberapa saat disitu. Tau-tau dokternya lewat untuk ngecek pasiennya, trus liat aku dan aku segera disuruh untuk ke ruangnya untuk pengambilan darahnya. Ngga sakit kok, ngga kerasa malah. Selesai pengambilan darah, aku langsung ke ruang ultraschall. Si kecilku terlihat dikotak monitor…dia lagi nyam nyam..!! Makin hari makin tambah besar dia, dari hasil ultraschall memperkirakan berat si kecil udah mencapai 3kg untuk 35 minggu dengan koreksi 37 minggu(?) Ngga tau mana yang benar. Tapi kemungkinan besar ‘due date’ nya maju…November(?)


