„Hari ini aku mau ke Florist, nanti kamu tolong bantu aku ya“ kata TJ sambil menenteng keranjang besar dan satu lagi keranjang kecil yang kosong, kemudian pamit padaku yang saat itu sedang berada di ruang tengah. Dan aku hanya mengangguk.

Satu jam kemudian,… ku dengar suara mobil berhenti didepan rumah, kulihat TJ turun dari mobil dan membuka pintu bagasi nya. Aku pun menyusul. Kuangkat keranjang besar yang berisi tanaman berbunga yang terangkai indah itu. Aku letakkan tepat dipinggir pintu masuk rumahnya. Tak lupa boneka kelinci aku dudukkan disampingnya.

Begitulah ritual TJ setiap tahunnya, menyambut musim semi. Dia selalu ingin rumahnya terlihat cantik dengan berbagai tanaman dan bunga disekitar rumahnya.

…..

Hari sudah siang, aku harus pulang. Acara minum kopi dan ngobrolpun sudah usai. Tadi sempat tertukar, antara gula dan garam. Hingga kopi tak jadi manis, tapi asin.

LOL

…..

Aku pamit.

„Kamu bawa tanaman yang dikeranjang kecil itu ya…“ TJ sambil menunjuk tanaman yang terangkai cantik didalam keranjang kecil diatas meja dapur. „Untukku?“ tanyaku.

„Iya, untuk menghiasi rumahmu“ ujarnya.

„Terimakasih, semoga harimu menyenangkan“

Hatiku bernyanyi riang gembira, pulang membawa bunga-bunga.

Selamat menyambut musim semi 🌸💐🌷🌹